This blog is a diary of my life with quite complicated things that happen in my daily life. life is beautiful but sometime to flat for me but still I thankful for all I have.
Friday, October 27, 2006
Monday, October 16, 2006
udah seminggu ini aku bermasalah dengan kesehatanku... puasapun jadi terganggu, untung ada papa yg dateng jauh2 nyamperin putrinya yang bandel ini...dan hari ini, aku mayan dah baikan dan sempetin ngenet lagi even bentar doank...dan 3 hari lagi aku harus mudik ke kampung halaman ngumpul merayakan lebaran bersama keluarga... huaaaaa...ga sabar pengen cepet2 pulang..
Monday, October 09, 2006
I Feel So... ~ Box Car Raccer
I wish I was stronger
I wish I could feel no pain
I wish I could feel no pain
I wish I was young
I wish I was shy, I wish I was honest
I wish I was you not i,
Cause I feel so mad, I feel so angry
I feel so callous...
So lost, confused, again I feel so cheap
So used unfaithful
Let's start over... Let's start over...
Sometimes I wish I was smart
I wish I made cures for How people are. I wish I had power
I wish I could lead, I wish I could change the world
for you and me...
Monday, October 02, 2006
Call Me When U Sober - Evanescene
Don't cry to me
If you loved me
You would be here with me
You want me
Come find me
Make up your mind
Should have let you fall
lose it all
So maybe you can remember yourself
Can't keep believing
We're only deceiving ourselves
And I'm sick of the lie
And you're too late
Don't cry to me
If you loved me
You would be here with me
You want me
Come find me
Make up your mind
Couldn't take the blame
Sick with shame
Must be exhausting to lose your own game
Selfishly hated
No wonder you're jaded
You can't play the victim this time
And you're too late
So don't cry to me
If you loved me
You would be here with me
You want me
Come find me
Make up your mind
You never call me when you're sober
You only want it 'cause it's over - It's over
How could I have burned paradise?
How could I?
You were never mine
So don't cry to me
If you loved me
You would be here with me
Don't lie to me
Just get your things
I've made up your mind
If you loved me
You would be here with me
You want me
Come find me
Make up your mind
Should have let you fall
lose it all
So maybe you can remember yourself
Can't keep believing
We're only deceiving ourselves
And I'm sick of the lie
And you're too late
Don't cry to me
If you loved me
You would be here with me
You want me
Come find me
Make up your mind
Couldn't take the blame
Sick with shame
Must be exhausting to lose your own game
Selfishly hated
No wonder you're jaded
You can't play the victim this time
And you're too late
So don't cry to me
If you loved me
You would be here with me
You want me
Come find me
Make up your mind
You never call me when you're sober
You only want it 'cause it's over - It's over
How could I have burned paradise?
How could I?
You were never mine
So don't cry to me
If you loved me
You would be here with me
Don't lie to me
Just get your things
I've made up your mind
Friday, September 15, 2006
Cuma Cinta
cintaku padamu
sederhana
rinduku padamu
bersahaja
tanpa bumbu
dekorasi semu
bujuk rayu
tipu tipu
aku cinta padamu
cuma itu
sederhana
rinduku padamu
bersahaja
tanpa bumbu
dekorasi semu
bujuk rayu
tipu tipu
aku cinta padamu
cuma itu
Thursday, September 07, 2006
Hiks...
huaaaa semalem sedih pisan melepas kepergian my N6111 huhu...bis mau gimana lagi? karna something yg urgent aku harus lepasin hape kesayangan gw di BEC, sebelum dijual sempet call pacar ngasih tau kalo hape mau aku jual,tadinya dia ngga setuju karna bakalan ga bisa tele2.. hehe akhirnya dia iya-in juga setelah aku bilang bakal bli lagi, then... semalem aku tetep bisa tele2 sama pacar, pake hape baru pasti... tapi tetep aja kepikiran my N6111, hiks....bye my lovely N6111
Wednesday, August 30, 2006
new hair with many comments
Udah lama pengen ganti model rambutku, karna ga punya waktu jadi ga sempet2...
hingga suatu hari di sebuah salon dibilangan surya sumantri bandung...
recepcionist : slamat sore teh...
aku : sore... *clingak clingkuk*
recepcionist : mau perawatan apa teh? silahkan pilih *sambil nunjukin daftar macem2 perawatan*
aku : nngg aku mau potong rambut teh... *megang rambutku*
recepcionist : silahkan pilih stylistnya mau yg mana *kembali nunjukin daftar nama2 stylist*
aku : *bused pake milih sgala hehe* aku mau sama teh ROSS aja *nunjuk nama ROSS*
recepcionist : silahkan keblakang dicuci dulu rambutnya...
sejam kemudian...
aku berdiri depan kaca... *kaget* upss.... hahahaha *senyum2 kluar dari salon*
nyampe di kost...
kania : halah itu rambut??? naha??? tapi lucu siah asa barudak sma maneh
euis : ihhh lucu meni seger ayuena euyy... potong dimana? hoyong ihh!!!
yeni : waaaaa *melongo liatin rambutku*
diwarung soto sebelah kost...
2 anak kecil : *bisik2* eh eta rambut si teteh jiga dora nyak...??
aku : doraa..????!!!!
dikampus...
dadan : bused!!! jadi juga japanese stylenya?? hebatlah... *cengengesan*
ulva : pinjem poni kaw la...
kismis : menipu pemirsa mencuri umur lebih muda 5 tahun
uking : gw suka gaya lu nel... *toss ahh*
hmm... berubah dikit aja gaya banyak yg koment... *garuk2 kepala*
hingga suatu hari di sebuah salon dibilangan surya sumantri bandung...
recepcionist : slamat sore teh...
aku : sore... *clingak clingkuk*
recepcionist : mau perawatan apa teh? silahkan pilih *sambil nunjukin daftar macem2 perawatan*
aku : nngg aku mau potong rambut teh... *megang rambutku*
recepcionist : silahkan pilih stylistnya mau yg mana *kembali nunjukin daftar nama2 stylist*
aku : *bused pake milih sgala hehe* aku mau sama teh ROSS aja *nunjuk nama ROSS*
recepcionist : silahkan keblakang dicuci dulu rambutnya...
sejam kemudian...
aku berdiri depan kaca... *kaget* upss.... hahahaha *senyum2 kluar dari salon*
nyampe di kost...
kania : halah itu rambut??? naha??? tapi lucu siah asa barudak sma maneh
euis : ihhh lucu meni seger ayuena euyy... potong dimana? hoyong ihh!!!
yeni : waaaaa *melongo liatin rambutku*
diwarung soto sebelah kost...
2 anak kecil : *bisik2* eh eta rambut si teteh jiga dora nyak...??
aku : doraa..????!!!!
dikampus...
dadan : bused!!! jadi juga japanese stylenya?? hebatlah... *cengengesan*
ulva : pinjem poni kaw la...
kismis : menipu pemirsa mencuri umur lebih muda 5 tahun
uking : gw suka gaya lu nel... *toss ahh*
hmm... berubah dikit aja gaya banyak yg koment... *garuk2 kepala*
Saturday, August 26, 2006
gara2 share password....
dah kebiasaan aku dari dulu share password sama orang yg deket sama aku, mulai dari imel, nick, ym, friendster sampe account2 yg lain... tapi baru kali ini aku kecolongan, account fs aku diganti tanpa setahu aku... dan aku ga bisa login lagi, jelas banget yang tau account fs aku cuman aku sama dia, tapi dia keukeh bilang ngga tau apa2 ttg account fs aku, nah loh sapa lagi yg ngutak atik tuh account kalo bukan dia???
tau deh maksudnya dia apa... *Bingung*
mana ada msg2 penting disitu yang kadang masih suka aku baca...
dah coba ngomong baik2... minta account itu dibalikin tetep aja ga bisa... ya sudahlah..
Jadi pelajaran buat aku skarang, ga akan lagi share pass ke siapapun enough deh...
tau deh maksudnya dia apa... *Bingung*
mana ada msg2 penting disitu yang kadang masih suka aku baca...
dah coba ngomong baik2... minta account itu dibalikin tetep aja ga bisa... ya sudahlah..
Jadi pelajaran buat aku skarang, ga akan lagi share pass ke siapapun enough deh...
Thursday, August 10, 2006
Thursday, August 03, 2006
Jatuh cinta - dua
Seluas jagad raya
seluas cintamu
kau jadikan aku bintang
bintang hati kebanggaanmu
kau datang dengan cinta
menghapus beban rasaku
runtuhkan keangkuhanku
kau cairkan hati yang tlah membeku
saat bahagia
saat kau memberikan cinta ini
sejak kau merubah jalan hidupku
dan menjadi baru
tak akan kulepas untuk selamanya
kau ada dihati dijiwa dilangkah dirasa didada dicinta
selamanya...
seluas cintamu
kau jadikan aku bintang
bintang hati kebanggaanmu
kau datang dengan cinta
menghapus beban rasaku
runtuhkan keangkuhanku
kau cairkan hati yang tlah membeku
saat bahagia
saat kau memberikan cinta ini
sejak kau merubah jalan hidupku
dan menjadi baru
tak akan kulepas untuk selamanya
kau ada dihati dijiwa dilangkah dirasa didada dicinta
selamanya...
Jatuh cinta - satu
3 langkah kemuka
sampai aku pada maksudku
rangkul aku disini
ciumi semua sudut wajah dengan mesramu
jangan beranjak bila belum
tamatkan bincang kita
dalam kelam malam
sebuah balon melambung tinggi
menari di ungunya langit
sama rasanya aku
melambung didalam pujimu
yang runtuhkan anggkuh
sepertinya usia memuda
kau berhasil buat aku merasakan cinta
oh malam kelam selimuti racun tidur
seandainya kubermimpi
tak kuinginkan terbangun
oh nasib diri kudambakan seorang kasih
sepanjang malam kan bermesra
tak berakhir dalam sedih
sampai aku pada maksudku
rangkul aku disini
ciumi semua sudut wajah dengan mesramu
jangan beranjak bila belum
tamatkan bincang kita
dalam kelam malam
sebuah balon melambung tinggi
menari di ungunya langit
sama rasanya aku
melambung didalam pujimu
yang runtuhkan anggkuh
sepertinya usia memuda
kau berhasil buat aku merasakan cinta
oh malam kelam selimuti racun tidur
seandainya kubermimpi
tak kuinginkan terbangun
oh nasib diri kudambakan seorang kasih
sepanjang malam kan bermesra
tak berakhir dalam sedih
Wednesday, August 02, 2006
Kangen (maliq d'essential with me)
Tanpa dirimu yang aku rindu kasih
melayang ku bersama bayang dirimu
mestinya kau ada di sini bersamaku
untuk bercanda memadu kasih berdua
selamanya...
tiada lagi dapat kubuat
untuk hilangkan rasa ini
lagu ini takkan membuang
hasrat hati yang kumiliki
bawalah daku bersama
ke dalam setiap langkahku
di manapun engkau berada
kangen aku pada dirimu
tiada akan dapat terobati
tanpaku belai rambutmu
kucium pipimu
dan kunikmati senyummu
melayang ku bersama bayang dirimu
mestinya kau ada di sini bersamaku
untuk bercanda memadu kasih berdua
selamanya...
tiada lagi dapat kubuat
untuk hilangkan rasa ini
lagu ini takkan membuang
hasrat hati yang kumiliki
bawalah daku bersama
ke dalam setiap langkahku
di manapun engkau berada
kangen aku pada dirimu
tiada akan dapat terobati
tanpaku belai rambutmu
kucium pipimu
dan kunikmati senyummu
Monday, July 31, 2006
Kekuatan sebuah doa
Seorang ibu kumuh dengan baju kumal, masuk ke dalam sebuah
supermarket. Dengan sangat terbata-bata dan dengan bahasa yang sopan
ia memohon agar diperbolehkan mengutang. Ia memberitahukan bahwa
suaminya sedang sakit dan sudah seminggu tidak bekerja. Ia memiliki
tujuh anak yang sangat membutuhkan makan. Pemilik supermarket,
mengusir dia keluar. Sambil terus menggambarkan situasi keluarganya,
si ibu terus menceritakan tentang keluarganya.
"Tolonglah, Pak, Saya janji akan segera membayar setelah aku punya
uang."
Si Pemilik Toko tetap tidak mengabulkan permohonan tersebut. "Anda
tidak mempunyai kartu kredit, anda tidak mempunyai garansi,"
alasannya.
Di dekat counter pembayaran, ada seorang pelanggan lain, yang dari
awal mendengarkan percakapan tadi. Dia mendekati keduanya dan
berkata: "Saya akan bayar semua yang diperlukan Ibu ini."
Karena malu, si pemilik toko akhirnya mengatakan, "Tidak perlu, Pak.
Saya sendiri akan memberikannya dengan gratis. Baiklah, apakah ibu
membawa daftar belanja?"
"Ya, Pak. Ini," katanya sambil menunjukkan sesobek kertas kumal.
"Letakkanlah daftar belanja anda di dalam timbangan, dan saya akan
memberikan gratis belanjaan anda sesuai dengan berat timbangan
tersebut."
Dengan sangat ragu-ragu dan setengah putus asa, Si Ibu menundukkan
kepala sebentar, menuliskan sesuatu pada kertas kumal tersebut, lalu
dengan kepala tetap tertunduk, meletakkannya ke dalam timbangan.
Mata Si pemilik toko terbelalak melihat jarum timbangan bergerak
cepat ke bawah. Ia menatap pelanggan yang tadi menawarkan si ibu
tadi sambil berucap kecil, "Aku tidak percaya pada yang aku lihat."
Si pelanggan baik hati itu hanya tersenyum. Lalu, si ibu kumal tadi
mengambil barang-barang yang diperlukan, dan disaksikan oleh
pelanggan baik hati tadi, si Pemilik toko menaruh belanjaan tersebut
pada sisi timbangan yang lain.
Jarum timbangan tidak kunjung berimbang, sehingga si ibu terus
mengambil barang-barang keperluannya dan si pemilik toko terus
menumpuknya pada timbangan, hingga tidak muat lagi.
Si Pemilik toko merasa sangat jengkel dan tidak dapat berbuat apa-
apa. Karena tidak tahan, si pemilik toko diam-diam mengambil sobekan
kertas daftar belanja si Ibu kumal tadi. Dan ia-pun terbelalak. Di
atas kertas kumal itu tertulis sebuah doa pendek:
"Ya Tuhan, Hanya Engkau yang tahu apa yang hamba perlukan. Hamba
menyerahkan segalanya ke dalam tanganMu."
Si Pemilik Toko terdiam.
Si Ibu berterimakasih kepadanya, dan meninggalkan toko dengan
belanjaan gratisnya. Si pelanggan baik hati bahkan memberikan
selembar uang kepadanya. Si Pemilik Toko kemudian mencek dan
menemukan bahwa timbangan yang dipakai tersebut ternyata rusak.
supermarket. Dengan sangat terbata-bata dan dengan bahasa yang sopan
ia memohon agar diperbolehkan mengutang. Ia memberitahukan bahwa
suaminya sedang sakit dan sudah seminggu tidak bekerja. Ia memiliki
tujuh anak yang sangat membutuhkan makan. Pemilik supermarket,
mengusir dia keluar. Sambil terus menggambarkan situasi keluarganya,
si ibu terus menceritakan tentang keluarganya.
"Tolonglah, Pak, Saya janji akan segera membayar setelah aku punya
uang."
Si Pemilik Toko tetap tidak mengabulkan permohonan tersebut. "Anda
tidak mempunyai kartu kredit, anda tidak mempunyai garansi,"
alasannya.
Di dekat counter pembayaran, ada seorang pelanggan lain, yang dari
awal mendengarkan percakapan tadi. Dia mendekati keduanya dan
berkata: "Saya akan bayar semua yang diperlukan Ibu ini."
Karena malu, si pemilik toko akhirnya mengatakan, "Tidak perlu, Pak.
Saya sendiri akan memberikannya dengan gratis. Baiklah, apakah ibu
membawa daftar belanja?"
"Ya, Pak. Ini," katanya sambil menunjukkan sesobek kertas kumal.
"Letakkanlah daftar belanja anda di dalam timbangan, dan saya akan
memberikan gratis belanjaan anda sesuai dengan berat timbangan
tersebut."
Dengan sangat ragu-ragu dan setengah putus asa, Si Ibu menundukkan
kepala sebentar, menuliskan sesuatu pada kertas kumal tersebut, lalu
dengan kepala tetap tertunduk, meletakkannya ke dalam timbangan.
Mata Si pemilik toko terbelalak melihat jarum timbangan bergerak
cepat ke bawah. Ia menatap pelanggan yang tadi menawarkan si ibu
tadi sambil berucap kecil, "Aku tidak percaya pada yang aku lihat."
Si pelanggan baik hati itu hanya tersenyum. Lalu, si ibu kumal tadi
mengambil barang-barang yang diperlukan, dan disaksikan oleh
pelanggan baik hati tadi, si Pemilik toko menaruh belanjaan tersebut
pada sisi timbangan yang lain.
Jarum timbangan tidak kunjung berimbang, sehingga si ibu terus
mengambil barang-barang keperluannya dan si pemilik toko terus
menumpuknya pada timbangan, hingga tidak muat lagi.
Si Pemilik toko merasa sangat jengkel dan tidak dapat berbuat apa-
apa. Karena tidak tahan, si pemilik toko diam-diam mengambil sobekan
kertas daftar belanja si Ibu kumal tadi. Dan ia-pun terbelalak. Di
atas kertas kumal itu tertulis sebuah doa pendek:
"Ya Tuhan, Hanya Engkau yang tahu apa yang hamba perlukan. Hamba
menyerahkan segalanya ke dalam tanganMu."
Si Pemilik Toko terdiam.
Si Ibu berterimakasih kepadanya, dan meninggalkan toko dengan
belanjaan gratisnya. Si pelanggan baik hati bahkan memberikan
selembar uang kepadanya. Si Pemilik Toko kemudian mencek dan
menemukan bahwa timbangan yang dipakai tersebut ternyata rusak.
Subscribe to:
Posts (Atom)



